Kamis, 24 Maret 2011

Struktur DPR sebagai Wakil Rakyat

DPR adalah Dewan Perwakilan Rakyat. DPR merupakan lembaga yang “menampung” aspirasi rakyat.  DPR dipilih oleh rakyat untuk memperjuangkan aspirasi mereka. Namun, pada kenyataannya para wakil rakyat terpengaruhi oleh kedudukan nya jabatannya. Hanya sebagian kecil yang mereka lakukan untuk rakyat dan lebih mementingkan hal pribadi. Apakah sistem pemerintah yang salah? Atau apakah mental para wakil rakyat yang rendah?.
Di Amerika, wakil rakyat adalah seorang sarjana administrasi yang mengerti dalam pembuatan kebijakan dan sarjana politik mempunyai tugas untuk mengawasi kebijakan tersebut. Pemisahaan tersebut dilakukan agar keduanya dapat berjalan seimbang sesuai ilmu yang telah dipelajari. Amerika telah menerapkan teori Wilson yaitu dichotomy politics administration. Pemisahan antara politik dan administrasi sehingga kedua bidang itu berjalan masing-masing. Faktanya, di Indonesia mayoritas para wakil rakyat adalah seorang sarjana politik dan ekonomi yang tidak paham dengan pembuatan kebijakan. Sementara itu sarjana administrasi selalu dibayang-bayangi sarjana politik sehingga tidak dapat berkembang sesuai kemampuan dan pemahaman ilmunya. Sarjana administrasi dinilai masih kalah kemampuannya dengan sarjana politik.
Rakyat pun belum paham akan hal ini. Masih banyak yang memilih para wakil rakyat karena popularitas tanpa mengetahui seberapa besar kapasitas calon yang akan mereka pilih. Ini terjadi karena kurangnya pendidikan yang dimiliki oleh sebagian besar bangsa Indonesia. Ketika mereka salah dalam memilih maka mereka akan diatur selama 5tahun oleh pilihan mereka sendiri. Oleh karena itulah bangsa Indonesia harus hati-hati dalam memilih calon wakil mereka dan pahami kompetensi dan kapasitas yang dimiliki oleh calon wakil nya.
Indonesia pun harus membenahi struktur pemerintahannya karena untuk menjadi negara yang besar maka harus ada koordinasi yang baik di dalam strukturnya. Hal ini memang tidak mudah harus ada pula kesadaran dari para wakil rakyat. Mereka dipilih oleh rakyat, seharusnya mereka paham apa yang harus mereka lakukan untuk rakyat dan hati nurani mereka harus peka terhadap rakyat kecil.
Jadi, dengan adanya pemisahan dan perbaikan moral pada DPR akan menunjang struktur pemerintahan yang kompeten dan baik. Pada dasarnya pemerintah bertujuan untuk mengabdi kepada rakyat yang didasari oleh rakyat, untuk rakyat dan demi rakyat.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar